Software Backup Hardisk |

Software Backup Hardisk

February 2nd, 2009 by Yudi Silo Wardono Leave a reply »

Mungkin anda pernah mengalami Windows tiba-tiba crash, tidak mau booting, sering hang, terkena virus yang susah untuk dibasmi. Jika sudah terjadi mau tidak mau kita harus meluangkan waktu untuk melakukan instalasi ulang Windows. Instalasi Windows memerlukan waktu yang cukup lama, belum lagi instalasi driver untuk hardware yang masih belum kompatible dengan Windows serta software pendukung seperti office, mesengger, software multimedia dll.

Saat ini banyak software backup yang dapat anda gunakan untuk mem-backup hardisk. Ya, seluruh hardisk anda akan di-backup dan jika terjadi sesuatu pada Windows yang memerlukan instalasi ulang, anda hanya tinggal melakukan restore. Semua file dan software yang sudah ter-install sebelumnya akan kembali seperti sedia kala (terakhir kali mem-backup). Beberapa software backup diantaranya Acronis True Image, Paragon Drive Backup, Norton Ghost, PC Inspector Clone Maxx, R-Drive Image dll.

Kali ini penulis akan membahas salah satu diantaranya yaitu R-Drive Image. R-Drive Image dapat mem-backup hardisk anda baik secara keseluruhan atau partisi tertentu. Selain itu R-Drive Image juga dapat meng-copy isi hardisk ke hardisk lain (file dan sistem operasi). R-Drive Image memiliki tampilan seperti Wizard yang dapat membantu anda lebih jelas dalam melakukan backup.

Anda dapat melakukan konfigurasi tingkat kompresi data. Semakin padat semakin kecil ukuran file hasil backup namun membutuhkan waktu yang cukup lama. File hasil backup juga dapat di-set per ukuran tertentu misal sebesar 4.5 Giga Byte agar dapat di simpan ke DVD. R-Drive Image secara otomatis membuat file lanjutan (incremental) jika batas ukuran sudah penuh.

R-Drive Image juga dapat dijadwal pada hari dan jam tertentu serta metode backup yang akan dilakukan.

R-Drive Image menyediakan file iso untuk membuat cd atau disket booting untuk melakukan proses restore. Restore data harus dilakukan menggunakan software booting yang memang sudah dirancang diluar kendali Windows. Lama proses restore tergantung pada besar file hasil backup, prosesor dan RAM.

Testing backup pada partisi C dengan ukuran 22 GB menghasilkan 1 buah file dengan ukuran tidak sampai 4 GB. Cukup untuk di-burn ke DVD. Proses restore-nya memakan waktu hampir 15 menit dengan Laptop Centrino Duo, Core(TM)2 Duo T5270 at 1,4 GHz, RAM 2 GB.

Anda bisa mendapatkan R-Drive Image seharga USD 44.95 dan bisa dibeli online pada website-nya di http://www.drive-image.com

Share This Post
Advertisement

5 comments

  1. Wapannuri says:

    om….gratisan ada nggak ?

  2. Rudi says:

    versi 4.4 portable bs jg unduh di sini.
    http://depositfiles.com/files/bvjo7vz9u

  3. ahmad says:

    bagaimana kalao KB and mose nya tidak bisa operasi, saya ada notbook yang mosepad dan keyboard nya tidak operasi apa bisa

  4. ilman says:

    cara restore gmana om Yudi?
    makasih atas jawabannya.

  5. Pemula Poll says:

    @ilman

    cara restorenya gampang om, tinggal pilih menu RESTORE FROM AN IMAGE dr tampilan wizard pertama kali (yg ada tulisan ACTION SELECTION). Abis itu tinggal tinggal pilih file image yg akan direstore, gampang kan om ilman? ;;)

    smoga membantu. Tq buat empunya (tkg koding) 😀